Teori Pemrosesan Informasi: Jean Piaget

Piaget adalah salah satu pakar psikologi yang telah mengembangkan teori perkembangan kognitif dan menjadi rujukan selama beberapa dekade terakhir ini. Dalam teorinya, Piaget membahas pandangannya tentang bagaimana anak-anak belajar memahami lingkungan.  

Menurut Jean Piaget, dasar belajar adalah aktivitas anak ketika berinteraksi dengan lingkungan sosial dan fisik. Pertumbuhan anak merupakan proses sosial. Anak tidak berinteraksi dengan lingkungan fisiknya sebagai individu yang terbatas, tetapi sebagai bagian dari kelompok sosial. Hal ini menciptakan lingkungan sosial mereka antara anak dan lingkungan fisik mereka.

Bagaimana seorang anak berinteraksi dengan orang lain memainkan peran penting dalam pengembangan citra alamnya. Dengan berbagi ide dengan orang lain, seorang anak yang sebelumnya memiliki visi subjektif dari sesuatu yang mereka amati akan mengubah visi mereka menjadi objektif. Dari perilaku.

Dalam perkembangan intelektual ada tiga hal penting yang menjadi perhatian Piaget, yaitu struktur, isi dan fungsi.

Struktur

Piaget percaya bahwa ada hubungan fungsional antara tindakan fisik, tindakan mental dan perkembangan logis anak. Tindakan mengarah pada operasi dan operasi mengarah pada pengembangan struktur.

Isi

Isi adalah pola perilaku khas pada diri seorang anak yang tercermin dalam responsnya terhadap berbagai masalah atau situasi yang dihadapinya.
Fungsi

Fungsi adalah sarana yang digunakan organisme untuk maju secara intelektual.

Menurut Piaget, perkembangan kognitif bertumpu pada dua fungsi, yaitu organisasi dan adaptasi.

1) Organisasi memberi setiap organisme kemampuan untuk menilai atau mengatur proses fisik atau psikologis dalam sistem yang teratur dan terkait.

2) Adaptasi terhadap lingkungan berlangsung melalui dua proses, yaitu asimilasi dan akomodasi.

Asimilasi adalah proses kognitif dimana seseorang mengintegrasikan persepsi, konsep atau pengalaman baru ke dalam skema atau pola yang ada dalam pikiran mereka. Asimilasi dipandang sebagai proses kognitif yang menempatkan dan mengklasifikasikan peristiwa atau rangsangan baru dalam skema yang ada.Asimilasi tidak mengarah pada perubahan/perubahan skema, tetapi pada pengembangan skema. Asimilasi merupakan salah satu proses adaptasi individu dan pengorganisasian terhadap lingkungan baru yang mengembangkan pemahaman orang tersebut.

Akomodasi adalah mengubah skema yang ada agar sesuai dengan situasi atau pola pengetahuan yang baru. Dalam menghadapi stimulus atau pengalaman baru, seseorang tidak dapat menyerap pengalaman baru dengan skema yang sudah ada. Pengalaman baru mungkin tidak kompatibel dengan skema yang ada. Dalam keadaan seperti itu, orang akan melakukan penyesuaian. Akomodasi terjadi untuk membuat skema baru yang sesuai dengan stimulus baru atau untuk memodifikasi skema yang ada agar sesuai dengan stimulus.

Bagi Piaget, adaptasi adalah keseimbangan antara asimilasi dan akomodasi, jika seseorang tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dalam proses asimilasi, maka akan terjadi ketidakseimbangan (balance).

Pertumbuhan intelektual ini merupakan proses berkelanjutan dari ketidakseimbangan dan keadaan keseimbangan (balance-equilibrium), tetapi ketika ada keseimbangan individu berada pada tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Ada beberapa konsep yang harus dipahami agar lebih mudah memahami teori perkembangan kognitif Piaget, yaitu;

1) Intelegensi.

Intelegensi atau kecerdasan adalah suatu bentuk keseimbangan yang diorientasikan ke semua struktur yang menghasilkan persepsi, kebiasaan, dan mekanisme sensorimotor.

2) Organisasi.

Organisasi adalah kecenderungan umum dari semua bentuk kehidupan untuk mengintegrasikan struktur psikologis dan fisiologis ke dalam sistem yang lebih tinggi.

3) Skema.

Skema adalah struktur mental seseorang di mana dia beradaptasi secara intelektual dengan lingkungan.Skema akan terus berubah selama perkembangan kognitif seseorang mengalami proses adaptasi.

4) Asimilasi.

Asimilasi adalah proses kognitif dimana seseorang mengintegrasikan persepsi, konsep, atau pengalaman baru ke dalam skema atau pola yang ada dalam pikiran mereka.

5) Akomodasi.

Akomodasi adalah pembuatan skema baru atau modifikasi skema lama agar sesuai dengan stimulus baru atau modifikasi skema yang ada agar sesuai dengan stimulus yang ada.

6) Ekuilibrasi.

Ekuilibrasi adalah keseimbangan antara asimilasi dan akomodasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *